
terbujur di sudut waktu
sepucuk ilalang menanti dalam sendu
mencari angin yang akan menghantar rindu
menerbangkan cita ke langit biru
tetapi matahari terlalu gagah
angin yang ditunggu tergontai lemah
rindu yang dihantar jatuh ke tanah
cita yang terbang sayapnya terpatah
nun jauh di sini
aku duduk di tanduk bumi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar